AKSI MENOLAK TINDAKAN REPRESIFITAS PEMERINTAH

Hidup Mahasiswa!!!

Rabu, (12/04) BEM U KBM Unila bersama beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa se-Lampung menggelar Aksi Menolak Represifitas Aparat. Aksi berlangsung pukul 16:00 – 18:00 di Bypass Unila. Aksi ini diselenggarakan atas dasar bentuk kekecewaan terhadap tindakan represif aparat kepada mahasiswa. Sekitar 300 peserta aksi yang tergabung dalam BEM Fakultas di Unila, BEM Unila, BEM Poltekkes, dan BEM Polinela.

Tindakan represif tidak hanya dialami oleh gerakan mahasiswa, juga terjadi pada masyarakat. Hal ini terjadi saat aksi 212 polisi menangkap 10 orang yang dituduh akan melakukan tindakan makar dan yang baru-baru ini terjadi sebelum aksi 313 polisi menangkap 4 orang dengan tuduhan yang sama yang sampai saat ini tidak terbukti kebenarannya dan yang terakhir adalah aksi buruh di tanggerang yang menjadi korban represifitas, Emelia Yulianti perwakilan buruh yang ingin menjelaskan tujuan aksi tersebut malah digampar Kasat Intel Polres Tanggerang. Aksi ditutup dengan doa bersama dan pembacaan 4 tuntutan.

Negara telah gagal dalam melindugi hak-hak warganya untuk menyampaikan aspirasi, mengkhianati cita reformasi dan menciderai substansi demokrasi.

Oleh sebab itu kami BEM Universitas Lampung, BEM Politeknik Negeri Lampung, BEM Poltekes Tanjung Karang menyatakan 4 Tuntutan, yaitu :

  1. Menuntut pemerintah pusat yang telah gagal menajdi penyelenggara negara untuk memenuhi nota kesepahaman bersama Aliansi BEM SI
  2. Mengecam keras segala bentuk tindak represifitas terhadap gerakan mahasiswa
  3. Menuntut Kapolri untuk mengusut oknum pelaku represifitas dan memeberikan sanksi yang tegas
  4. Menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk terus menggelorakan perjuangan sampai keadilan benar-benar hadir di negara ini.

 

#MenolakRepresifitasAparat

#IndonesiaGawatDarurat

#MahasiswaBersamaRakyat

Be the first to comment

Leave a Reply