Sedikit Catatan Menuju Unila “A”

Rabu 26 oktober 2016 mahasiswa unila melakukan diskusi terbuka bersama seluruh pimpinan Unila, minus wakil rektor bidang umum dan keungan.

pada diskusi tersebut semua sepakat bahwa unila hari ini masih banyak masalah, mulai dari kemanan yang tak kunjung selesai, sampah selalu berserakan, sampai kurangnya transparansi keuangan UKT dan SPI, yang selama ini disimpan rapih, yang apabila itu dibuka akan membuat runtuk unila yang tercinta.

Miris ketika mendengar jawaban para pimpinan dan Rektor Unila, masih banyak jawaban masih tabu dan abstrak, ketika ditanya kapan akan dilakukan maka jawabannya “iya nanti” dan itu bukan jawaban kongkrit melihat keadaan unila saat ini.

Bem Unila telah menghimpun data kehilangan motor dari dua bulan yang lalu, dan itu menunjukkan tren yang akut, bagaimana tidak ada 27 motor hilang dalam 2 bulan terakhir, ini bukan catatan prestasi yang jelas, karena kita melihat Unila yang besar dan akan mendapatkan akreditasi A.

Lebih-lebih fasilitas kampus yang kurang layak, namun belum ada tindakan yang real dan kongkrit, misalnya Graha kemahasiswaan unila yanh sudah tidak layak, di Fakultas teknik ada tempat pembuangan sampah dan itu menyebabkan bau yang menyengat.

Namun dalam diskusi tersebut disepakati bersama ada 10 tuntutan mahasiswa, dalam seminggu masih ada kehilangan motor maka kita akan benar-benar gugat rektor unila.

Itulah catatan Unila dalam menyambut BAN-PT, untuk melihata kelayakan Unila mendapatkan akreditasi. Bersama kita “A” karena Unila jaya!!!.

Presiden Mahasiswa Unila 2016

Ahmad Nur Hidayat

 

#RabuBersamaRektor
#KolaborasiHebat
#AkuCintaUnila
#InformativeInsightful

Be the first to comment

Leave a Reply